Artikel Kami

Kenali Jenis Iklan Display dan Fungsinya di Google Ads

Team Forta - Jenis Iklan Display

Google Ads menawarkan berbagai format iklan untuk membantu bisnis menjangkau calon pelanggan. Salah satu yang paling sering digunakan adalah iklan display, namun tidak sedikit pengiklan yang masih bingung membedakan setiap format yang tersedia. Akibatnya, jenis iklan yang dipilih sering kali tidak sesuai dengan tujuan kampanye sehingga hasil yang diperoleh kurang optimal.

Padahal, setiap jenis iklan display memiliki fungsi, kelebihan, dan cara penggunaan yang berbeda. Ada format yang lebih efektif untuk meningkatkan brand awareness, ada pula yang dirancang untuk menjangkau kembali calon pelanggan melalui remarketing atau menampilkan materi iklan yang lebih interaktif.

Melalui artikel ini, Anda akan mengenal berbagai jenis iklan display dan fungsinya di Google Ads, mulai dari Responsive Display Ads, Image Ads, hingga Dynamic Display Ads. Dengan memahami karakteristik masing-masing format, Anda dapat menentukan jenis iklan yang paling sesuai untuk mendukung strategi pemasaran bisnis.

1. Responsive Display Ads

Responsive Display Ads adalah salah satu jenis iklan display yang paling banyak digunakan di Google Ads. Format ini memungkinkan pengiklan mengunggah berbagai aset, seperti gambar, logo, judul, deskripsi, dan video. Selanjutnya, Google akan mengombinasikan aset tersebut secara otomatis untuk menghasilkan tampilan iklan yang paling sesuai dengan ruang iklan dan perangkat yang digunakan audiens.

Karena proses penyesuaian dilakukan secara otomatis, Responsive Display Ads dapat menjangkau lebih banyak penempatan di Google Display Network tanpa perlu membuat banyak variasi iklan secara manual.

Fungsi Responsive Display Ads

Beberapa fungsi utama Responsive Display Ads antara lain:

  • Menjangkau audiens yang lebih luas di Google Display Network.
  • Meningkatkan brand awareness melalui berbagai penempatan iklan.
  • Mendukung perolehan traffic ke website atau landing page.
  • Membantu memperoleh prospek maupun konversi dengan materi iklan yang disesuaikan secara otomatis.

Format ini cocok digunakan oleh berbagai jenis bisnis, mulai dari UMKM, perusahaan jasa, klinik, hingga e-commerce.

Kelebihan Responsive Display Ads

Responsive Display Ads menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan format display lainnya, di antaranya:

  • Menyesuaikan ukuran dan tampilan iklan secara otomatis.
  • Menjangkau lebih banyak inventaris iklan di Google Display Network.
  • Menghemat waktu karena tidak perlu membuat banyak ukuran banner.
  • Memanfaatkan machine learning untuk mengoptimalkan kombinasi aset iklan.
  • Lebih mudah dikelola, terutama bagi bisnis yang baru menggunakan Google Ads.

Kapan Sebaiknya Digunakan?

Responsive Display Ads cocok digunakan ketika tujuan kampanye adalah:

  • Meningkatkan brand awareness.
  • Menjangkau audiens baru.
  • Mendatangkan lebih banyak pengunjung ke website.
  • Mendukung kampanye promosi dengan aset visual yang terbatas.

Bagi bisnis yang menginginkan jangkauan luas tanpa harus menyiapkan berbagai ukuran banner secara manual, Responsive Display Ads sering menjadi pilihan utama karena fleksibel dan mudah dioptimalkan.

2. Uploaded Image Ads

Uploaded Image Ads adalah jenis iklan display yang menggunakan banner atau gambar yang dibuat sendiri oleh pengiklan. Berbeda dengan Responsive Display Ads yang menyesuaikan tampilan secara otomatis, format ini memberikan kontrol penuh terhadap desain sehingga identitas visual bisnis dapat ditampilkan secara konsisten.

Jenis iklan ini umumnya digunakan ketika bisnis telah memiliki materi desain dengan ukuran tertentu dan ingin memastikan tampilannya tidak berubah saat ditayangkan di Google Display Network.

Fungsi Uploaded Image Ads

Beberapa fungsi utama Uploaded Image Ads meliputi:

  • Menampilkan identitas visual bisnis secara konsisten.
  • Meningkatkan brand awareness melalui banner yang menarik.
  • Mempromosikan produk, layanan, atau penawaran khusus.
  • Meningkatkan peluang kunjungan ke website atau landing page sebagai langkah awal menuju konversi. 

Kelebihan Uploaded Image Ads

Dibandingkan format iklan otomatis, Uploaded Image Ads memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Memberikan kontrol penuh terhadap desain banner.
  • Tampilan iklan tetap sesuai dengan desain yang dibuat.
  • Cocok untuk menjaga konsistensi branding.
  • Mendukung penggunaan elemen visual yang lebih kreatif.

Kapan Image Ads Cocok Digunakan?

Uploaded Image Ads ideal digunakan ketika bisnis sudah memiliki aset desain profesional dan ingin menampilkan banner dengan tampilan yang konsisten di berbagai penempatan iklan.

Format ini juga cocok untuk kampanye yang berfokus pada peningkatan brand awareness, peluncuran produk atau layanan baru, serta promosi yang membutuhkan visual dengan identitas merek yang kuat.

3. Rich Media Ads

Rich Media Ads adalah jenis iklan display yang menggunakan elemen interaktif, seperti animasi, video, audio, atau fitur yang dapat direspons langsung oleh pengguna. Dibandingkan banner statis, format ini dirancang untuk menciptakan pengalaman yang lebih menarik sehingga mampu meningkatkan interaksi dengan audiens.

Karena tampilannya lebih dinamis, Rich Media Ads sering digunakan pada kampanye yang ingin membangun engagement sekaligus memperkuat pesan pemasaran.

Fungsi Rich Media Ads

Beberapa fungsi utama Rich Media Ads antara lain:

  • Meningkatkan interaksi (engagement) dengan audiens.
  • Menyampaikan informasi melalui konten visual yang lebih menarik.
  • Memperkuat brand awareness.
  • Mendorong pengguna untuk mengenal produk atau layanan lebih jauh.

Kelebihan Rich Media Ads

Rich Media Ads memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:

  • Menampilkan konten yang lebih interaktif.
  • Menarik perhatian pengguna dibandingkan banner statis.
  • Mendukung penggunaan video, animasi, dan elemen multimedia lainnya.
  • Membantu meningkatkan engagement pada kampanye display.

Kapan Menggunakan Rich Media Ads?

Rich Media Ads cocok digunakan ketika tujuan kampanye adalah meningkatkan keterlibatan audiens dengan konten visual yang lebih interaktif.

Format ini banyak dimanfaatkan untuk kampanye branding, peluncuran produk atau layanan baru, serta promosi yang ingin memberikan pengalaman visual yang lebih menarik kepada calon pelanggan.

4. Gmail Ads

Gmail Ads adalah jenis iklan display yang ditampilkan di tab Promotions atau Social pada Gmail. Format ini dirancang untuk menjangkau pengguna melalui tampilan yang menyerupai email sehingga terlihat lebih natural dibandingkan iklan banner biasa.

Setelah pengguna mengklik iklan, kontennya akan terbuka seperti email dan dapat berisi gambar, teks, tombol CTA, hingga tautan menuju website atau landing page.

Fungsi Gmail Ads

Beberapa fungsi utama Gmail Ads meliputi:

  • Meningkatkan brand awareness melalui inbox Gmail.
  • Menjangkau audiens dengan penawaran yang lebih personal.
  • Mengarahkan pengguna ke website atau landing page.
  • Mendukung perolehan leads dan konversi.

Kelebihan Gmail Ads

Gmail Ads memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Tampil secara natural di dalam Gmail.
  • Menjangkau pengguna berdasarkan targeting Google Ads.
  • Mendukung penggunaan gambar, teks, dan tombol CTA.
  • Cocok untuk kampanye promosi maupun lead generation.

Bisnis yang Cocok Menggunakannya

Gmail Ads dapat digunakan oleh berbagai jenis bisnis, terutama yang ingin membangun hubungan dengan calon pelanggan melalui pendekatan yang lebih personal.

Format ini cocok untuk:

  • Bisnis jasa.
  • Klinik dan rumah sakit.
  • Perusahaan B2B.
  • UMKM.
  • Bisnis yang berfokus pada pengumpulan leads atau promosi layanan.

5. Demand Gen Ads

Demand Gen Ads adalah jenis iklan yang memanfaatkan aset visual untuk menjangkau calon pelanggan di berbagai platform Google, seperti YouTube, Discover, dan Gmail. Format ini dirancang untuk membantu bisnis membangun minat terhadap produk atau layanan sebelum pengguna melakukan pencarian di Google.

Berbeda dengan iklan display yang berfokus pada penayangan banner di website, Demand Gen Ads lebih mengutamakan konten visual yang menarik untuk meningkatkan awareness dan mendorong pengguna mengambil tindakan.

Fungsi Demand Gen Ads

Beberapa fungsi utama Demand Gen Ads meliputi:

  • Meningkatkan brand awareness.
  • Menjangkau calon pelanggan baru berdasarkan minat dan perilaku.
  • Mendorong traffic ke website atau landing page.
  • Mendukung perolehan leads dan konversi melalui konten visual.

Perbedaan Demand Gen dengan Display Ads

Meskipun sama-sama menggunakan elemen visual, terdapat beberapa perbedaan antara Demand Gen Ads dan Display Ads.

  • Demand Gen Ads ditampilkan di platform Google seperti YouTube, Discover, dan Gmail.
  • Display Ads ditampilkan di jutaan website dan aplikasi yang tergabung dalam Google Display Network.
  • Demand Gen lebih berfokus pada membangun minat audiens, sedangkan Display Ads memiliki jangkauan yang lebih luas untuk berbagai tujuan kampanye.

Kapan Sebaiknya Digunakan?

Demand Gen Ads cocok digunakan ketika bisnis ingin:

  • Memperkenalkan produk atau layanan kepada audiens baru.
  • Meningkatkan awareness melalui konten visual yang menarik.
  • Menjangkau calon pelanggan sebelum mereka melakukan pencarian di Google.
  • Mendukung kampanye pemasaran yang berorientasi pada pertumbuhan permintaan (demand generation).

6. Remarketing Display Ads

Remarketing Display Ads adalah jenis iklan display yang ditujukan kepada pengguna yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan bisnis Anda, seperti mengunjungi website, melihat halaman produk, atau meninggalkan formulir tanpa menyelesaikan tindakan tertentu. Format ini membantu bisnis menjangkau kembali calon pelanggan yang sudah mengenal merek atau layanan yang ditawarkan.

Karena menyasar audiens yang telah menunjukkan ketertarikan, Remarketing Display Ads umumnya memiliki peluang konversi yang lebih tinggi dibandingkan kampanye yang menargetkan audiens baru.

Fungsi Remarketing Ads

Beberapa fungsi utama Remarketing Display Ads meliputi:

  • Menjangkau kembali pengunjung website.
  • Meningkatkan peluang konversi dari audiens yang sudah mengenal bisnis.
  • Mengingatkan pengguna terhadap produk atau layanan yang pernah dilihat.
  • Mendukung proses nurturing hingga calon pelanggan siap melakukan pembelian atau menghubungi bisnis.

Kelebihan Remarketing

Dibandingkan kampanye yang menargetkan audiens baru, Remarketing Display Ads memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

  • Menargetkan audiens yang sudah memiliki ketertarikan.
  • Membantu meningkatkan efektivitas anggaran iklan.
  • Memperkuat brand recall melalui penayangan iklan secara berulang.
  • Berpotensi menghasilkan tingkat konversi yang lebih baik.

Strategi Remarketing yang Efektif

Agar Remarketing Display Ads memberikan hasil yang optimal, beberapa strategi yang dapat diterapkan antara lain:

  • Kelompokkan audiens berdasarkan aktivitas mereka di website.
  • Tampilkan pesan iklan yang relevan dengan halaman yang pernah dikunjungi.
  • Batasi frekuensi penayangan agar iklan tidak terasa berlebihan.
  • Gunakan visual dan CTA yang jelas untuk mendorong pengguna kembali berinteraksi dengan bisnis.

7. Dynamic Display Ads

Dynamic Display Ads adalah jenis iklan display yang menampilkan konten secara otomatis berdasarkan produk atau layanan yang sebelumnya dilihat oleh pengguna. Format ini memanfaatkan data dari katalog produk dan perilaku pengguna untuk menampilkan iklan yang lebih relevan, sehingga peluang terjadinya konversi menjadi lebih tinggi.

Dynamic Display Ads banyak digunakan oleh bisnis yang memiliki banyak produk atau layanan karena proses penayangan iklan dilakukan secara otomatis tanpa harus membuat banner untuk setiap produk.

Fungsi Dynamic Display Ads

Beberapa fungsi utama Dynamic Display Ads meliputi:

  • Menampilkan iklan yang dipersonalisasi sesuai minat pengguna.
  • Mengingatkan kembali produk atau layanan yang pernah dilihat.
  • Meningkatkan peluang konversi melalui iklan yang lebih relevan.
  • Menghemat waktu dalam pengelolaan kampanye untuk katalog produk yang besar.

Kelebihan Dynamic Display Ads

Dynamic Display Ads menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya:

  • Personalisasi iklan dilakukan secara otomatis.
  • Konten iklan selalu menyesuaikan dengan data terbaru pada katalog.
  • Cocok untuk bisnis dengan banyak produk atau variasi layanan.
  • Membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan kampanye display.

Kapan Dynamic Display Ads Digunakan?

Dynamic Display Ads ideal digunakan ketika bisnis memiliki katalog produk atau layanan yang cukup banyak dan ingin menampilkan iklan yang relevan kepada setiap calon pelanggan.

Format ini paling sering dimanfaatkan oleh e-commerce, marketplace, serta bisnis yang menawarkan berbagai pilihan produk. Namun, bisnis jasa yang memiliki beberapa kategori layanan juga dapat memanfaatkan Dynamic Display Ads untuk menampilkan layanan yang sesuai dengan minat atau riwayat kunjungan pengguna.

Gunakan CTA yang Sesuai dengan Tujuan Campaign

Memilih Call to Action (CTA) yang tepat sama pentingnya dengan menentukan target audiens atau materi iklan. CTA yang kurang sesuai dapat menghasilkan banyak klik, tetapi belum tentu mendatangkan calon pelanggan yang benar-benar siap melakukan konversi.

Jika tujuan utama campaign Display adalah memperoleh prospek berkualitas (lead generation), sebaiknya arahkan pengunjung ke halaman formulir (lead form) daripada langsung ke WhatsApp.

Formulir Membantu Menyaring Prospek yang Lebih Berkualitas

Formulir memberikan kesempatan bagi calon pelanggan untuk mengisi informasi yang dibutuhkan, seperti nama, nomor telepon, email, atau kebutuhan mereka. Dengan cara ini, tim penjualan dapat lebih mudah mengidentifikasi prospek yang benar-benar memiliki minat terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

Selain itu, informasi yang diperoleh dari formulir juga mempermudah proses tindak lanjut karena kebutuhan calon pelanggan sudah diketahui sejak awal.

Hindari Mengarahkan Seluruh Pengunjung Langsung ke WhatsApp

Menggunakan WhatsApp sebagai CTA memang memudahkan calon pelanggan menghubungi bisnis. Namun, untuk campaign Display, pendekatan ini sering menghasilkan banyak percakapan yang belum tentu berasal dari calon pelanggan yang benar-benar siap membeli.

Mengarahkan pengunjung ke formulir terlebih dahulu dapat membantu meningkatkan kualitas lead sekaligus membuat proses follow-up menjadi lebih efektif. Setelah data terkumpul, tim sales dapat menghubungi prospek yang paling sesuai dengan target bisnis.

Kesimpulan

Setiap jenis iklan display di Google Ads memiliki karakteristik, fungsi, dan tujuan penggunaan yang berbeda. Ada format yang dirancang untuk menjangkau audiens baru, membangun brand awareness, meningkatkan engagement, hingga menjangkau kembali calon pelanggan melalui remarketing.

Dengan memahami fungsi masing-masing format, Anda dapat menentukan jenis iklan display yang paling sesuai dengan tujuan kampanye dan target audiens. Pemilihan format yang tepat tidak hanya membantu meningkatkan efektivitas iklan, tetapi juga membuat anggaran pemasaran digunakan secara lebih optimal.

Jika Anda ingin menjalankan kampanye Google Display Ads yang lebih efektif, Agency Google Ads Team Forta siap membantu mulai dari penyusunan strategi, pengelolaan kampanye, hingga optimasi performa iklan sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Anda juga dapat menghubungi admin melalui WhatsApp untuk mendapatkan konsultasi dan solusi yang sesuai dengan tujuan pemasaran bisnis Anda. 

Topik Populer

READY TO SCALE YOUR BUSINESS?

Kami Bukan Sekadar Menjalankan Iklan, Kami Membangun Sistem Pertumbuhan.

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim Team Forta