Artikel Kami

Kesalahan Website Bisnis yang Sering Diabaikan Tanpa Disadari

Team Forta - kesalahan website bisnis

Kesalahan website bisnis sering kali bukan terletak pada desain, melainkan pada fungsi yang belum mendukung tujuan bisnis. Beberapa kesalahan yang umum terjadi antara lain tujuan website yang tidak jelas, informasi layanan yang kurang lengkap, CTA yang sulit ditemukan, website lambat, tidak responsif, hingga belum dioptimalkan untuk SEO. Dengan memperbaiki aspek-aspek tersebut, website dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung sekaligus meningkatkan peluang mendapatkan leads dan pelanggan.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari berbagai kesalahan yang paling sering ditemukan pada website bisnis, dampaknya terhadap perkembangan usaha, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Dengan memahami hal tersebut, Anda dapat mengevaluasi website yang dimiliki agar mampu memberikan hasil yang lebih optimal.

Mengapa Website Bisnis Belum Memberikan Hasil?

Website bukan sekadar media untuk menampilkan profil perusahaan. Bagi banyak bisnis, website berperan sebagai aset digital yang membantu calon pelanggan menemukan informasi, membangun kepercayaan, hingga mengambil keputusan untuk menghubungi perusahaan.

Namun, apabila website tidak dirancang sesuai kebutuhan pengguna, peluang mendapatkan pelanggan baru akan semakin kecil. Bahkan, tidak sedikit pengunjung yang meninggalkan website sebelum mengetahui layanan yang ditawarkan.

Website Bukan Sekadar Identitas Digital

Masih banyak bisnis yang menganggap website hanya sebagai pelengkap agar perusahaan terlihat profesional. Padahal, website memiliki peran yang jauh lebih besar, yaitu membantu menghubungkan bisnis dengan calon pelanggan yang sedang mencari solusi melalui Google.

Website yang dirancang dengan baik dapat menjadi media yang bekerja selama 24 jam untuk memperkenalkan bisnis, menjelaskan layanan, dan mendorong pengunjung melakukan tindakan, seperti menghubungi perusahaan atau mengisi formulir konsultasi.

Website yang Efektif Mampu Menghasilkan Leads

Website yang berkualitas tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memudahkan pengunjung menemukan informasi yang mereka butuhkan.

Apabila Anda sedang merencanakan pengembangan website yang lebih optimal, Anda dapat mempelajari layanan Jasa Pembuatan Website untuk mengetahui bagaimana website dapat dirancang agar mendukung pertumbuhan bisnis.

Kesalahan Kecil Dapat Berdampak Besar

Banyak pemilik bisnis lebih fokus pada tampilan website dibandingkan pengalaman pengguna. Padahal, hal-hal sederhana seperti tombol CTA yang tidak terlihat, informasi layanan yang kurang jelas, atau website yang lambat sering menjadi penyebab utama calon pelanggan batal menghubungi perusahaan.

Google juga merekomendasikan agar website memberikan pengalaman pengguna yang baik melalui performa, aksesibilitas, dan kualitas konten. Salah satu cara mengevaluasi performa website adalah menggunakan Google PageSpeed Insights, yang dapat membantu mengidentifikasi aspek teknis yang perlu ditingkatkan.

Dengan memahami penyebab website belum memberikan hasil, Anda dapat lebih mudah mengenali kesalahan-kesalahan yang akan dibahas pada bagian berikutnya. Perbaikan kecil yang dilakukan secara tepat sering kali memberikan dampak yang signifikan terhadap kenyamanan pengunjung dan peluang memperoleh lebih banyak leads.

1. Tujuan Website Tidak Jelas

Salah satu kesalahan website bisnis yang paling sering terjadi adalah tidak memiliki tujuan yang jelas sejak awal pembuatannya. Banyak website dibuat hanya karena mengikuti tren atau sekadar ingin memiliki identitas digital, tanpa mempertimbangkan apa yang ingin dicapai dari website tersebut.

Akibatnya, website memang terlihat profesional, tetapi tidak mampu membantu bisnis memperoleh inquiry, membangun kepercayaan, atau mendukung proses penjualan.

Website Hanya Menjadi Profil Perusahaan

Tidak sedikit website yang hanya berisi informasi singkat mengenai perusahaan, kemudian berhenti sampai di situ. Pengunjung memang dapat mengetahui nama bisnis dan layanan yang ditawarkan, tetapi tidak mendapatkan alasan mengapa mereka perlu memilih perusahaan tersebut.

Website bisnis seharusnya mampu menjawab pertanyaan yang sering dimiliki calon pelanggan, seperti:

  • Apa solusi yang ditawarkan?
  • Mengapa harus memilih perusahaan Anda?
  • Apa keunggulan dibanding kompetitor?
  • Bagaimana cara menghubungi atau berkonsultasi?

Semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin besar peluang pengunjung melanjutkan ke tahap berikutnya.

Tidak Memiliki Fokus Konversi

Website yang baik bukan hanya menarik untuk dilihat, tetapi juga mampu mengarahkan pengunjung melakukan tindakan tertentu. Sayangnya, banyak website belum memiliki fokus konversi sehingga pengunjung datang, membaca sekilas, lalu meninggalkan halaman tanpa melakukan apa pun.

Padahal, setiap halaman sebaiknya memiliki tujuan yang jelas, misalnya mengajak pengunjung menghubungi tim, meminta penawaran, atau menjadwalkan konsultasi.

Tentukan Tujuan Website Sejak Awal

Sebelum membuat atau mengembangkan website, tentukan terlebih dahulu tujuan utamanya. Dengan demikian, setiap halaman, konten, dan fitur dapat disusun untuk mendukung tujuan tersebut.

Ketika tujuan website sudah jelas, proses pengembangan menjadi lebih terarah. Setiap elemen pada website memiliki fungsi yang saling mendukung sehingga website tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis.

Memahami tujuan website merupakan langkah awal sebelum memperbaiki kesalahan lainnya. Setelah itu, pastikan informasi mengenai produk atau layanan juga disajikan dengan jelas agar calon pelanggan dapat memahami manfaat yang Anda tawarkan tanpa harus mencari informasi tambahan di tempat lain. 

2. Informasi Produk atau Layanan Kurang Jelas

Salah satu alasan calon pelanggan meninggalkan website adalah karena mereka tidak segera memahami apa yang ditawarkan oleh bisnis Anda. Informasi yang terlalu singkat, terlalu teknis, atau tidak terstruktur membuat pengunjung harus mencari sendiri jawaban yang mereka butuhkan.

Padahal, dalam beberapa detik pertama, pengunjung biasanya sudah mulai menilai apakah website tersebut mampu memberikan solusi yang mereka cari.

Jelaskan Manfaat, Bukan Hanya Layanan

Banyak website hanya menampilkan daftar layanan tanpa menjelaskan manfaat yang akan diperoleh pelanggan. Akibatnya, pengunjung mengetahui apa yang Anda jual, tetapi belum memahami mengapa mereka perlu menggunakan layanan tersebut.

Misalnya, daripada hanya menulis “Jasa Google Ads”, jelaskan manfaat yang bisa diperoleh, seperti membantu bisnis menjangkau calon pelanggan yang sedang mencari produk atau layanan di Google sehingga peluang mendapatkan leads menjadi lebih besar.

Fokus pada manfaat akan membuat informasi terasa lebih relevan dan mudah dipahami oleh calon pelanggan.

Susun Informasi agar Mudah Dipahami

Calon pelanggan tidak ingin membaca paragraf yang terlalu panjang hanya untuk memahami layanan yang Anda tawarkan. Karena itu, informasi perlu disusun secara ringkas, sistematis, dan mudah dipindai.

Penyajian informasi yang rapi membantu pengunjung menemukan jawaban dengan lebih cepat sekaligus meningkatkan kenyamanan saat membaca.

3. Call to Action (CTA) Sulit Ditemukan

Memiliki website dengan desain yang menarik saja tidak cukup jika pengunjung tidak mengetahui langkah berikutnya yang harus dilakukan. Inilah salah satu kesalahan website bisnis yang sering diabaikan, yaitu tidak menyediakan Call to Action (CTA) yang jelas dan mudah ditemukan.

CTA berfungsi mengarahkan pengunjung untuk melakukan tindakan yang diharapkan, seperti menghubungi tim, mengisi formulir konsultasi, meminta penawaran, atau menjadwalkan diskusi. Tanpa CTA yang tepat, peluang menghasilkan leads dapat berkurang meskipun website memiliki traffic yang cukup tinggi.

Pengunjung Tidak Tahu Harus Melakukan Apa

Bayangkan seorang calon pelanggan telah membaca informasi layanan Anda hingga selesai. Jika tidak ada tombol atau ajakan yang jelas, mereka kemungkinan akan menutup website tanpa melakukan tindakan apa pun.

Website seharusnya mempermudah pengunjung mengambil langkah berikutnya, bukan membuat mereka harus mencarinya sendiri.

Tempatkan CTA pada Posisi yang Strategis

CTA akan bekerja lebih efektif jika ditempatkan pada momen yang tepat, yaitu ketika pengunjung sudah memahami manfaat layanan yang Anda tawarkan. Selain mudah ditemukan, pastikan desain tombol CTA juga cukup menonjol tanpa mengganggu kenyamanan pengguna.

Gunakan Kalimat CTA yang Spesifik

Kalimat CTA sebaiknya menjelaskan tindakan yang akan dilakukan oleh pengunjung. Hindari ajakan yang terlalu umum karena kurang memberikan gambaran mengenai manfaat yang akan diperoleh.

Kalimat yang spesifik membantu mengurangi keraguan calon pelanggan sekaligus meningkatkan peluang mereka untuk mengambil tindakan.

CTA bukan sekadar tombol pada sebuah halaman. CTA adalah jembatan yang menghubungkan pengunjung dengan bisnis Anda. Ketika ditempatkan secara tepat dan didukung dengan informasi yang relevan, CTA dapat membantu meningkatkan jumlah inquiry, konsultasi, maupun peluang penjualan dari website bisnis.

4. Website Lambat Saat Diakses

Kecepatan website menjadi salah satu faktor yang sering diabaikan, padahal sangat memengaruhi pengalaman pengunjung. Website yang membutuhkan waktu lama untuk dimuat dapat membuat calon pelanggan kehilangan minat sebelum mereka sempat melihat produk atau layanan yang ditawarkan.

Bagi bisnis, kondisi ini tentu merugikan. Semakin lama waktu loading, semakin besar peluang pengunjung meninggalkan website dan mencari alternatif lain.

Dampak Website Lambat bagi Pengunjung

Pengguna internet mengharapkan informasi dapat diakses dengan cepat. Ketika website terasa lambat, pengunjung cenderung tidak memiliki alasan untuk menunggu, terutama jika kompetitor menawarkan pengalaman yang lebih baik. Kecepatan website bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berpengaruh terhadap efektivitas website dalam mendukung tujuan bisnis.

Penyebab Website Menjadi Lambat

Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi performa website. Beberapa di antaranya sering kali terjadi tanpa disadari oleh pemilik bisnis. Melakukan optimasi pada aspek-aspek tersebut dapat membantu meningkatkan kecepatan website sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengunjung.

Cara Mengecek Performa Website

Anda tidak perlu menunggu hingga ada keluhan dari pelanggan untuk mengetahui apakah website sudah cukup cepat. Saat ini tersedia berbagai tools yang dapat digunakan untuk mengevaluasi performa website secara gratis.

Salah satu yang direkomendasikan adalah Google PageSpeed Insights. Tools resmi dari Google ini memberikan analisis mengenai kecepatan website pada perangkat desktop maupun mobile, sekaligus memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan performa website.

Melakukan evaluasi secara berkala membantu Anda mengetahui area yang masih perlu diperbaiki sehingga website tetap cepat, nyaman digunakan, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi calon pelanggan.

Website yang cepat bukan hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga menunjukkan bahwa bisnis Anda dikelola secara profesional. Semakin baik pengalaman yang diberikan, semakin besar pula peluang pengunjung untuk melanjutkan ke tahap konsultasi atau menghubungi bisnis Anda.

5. Tampilan Website Belum Responsif

Saat ini, sebagian besar pengguna internet mengakses website melalui smartphone. Jika tampilan website tidak menyesuaikan ukuran layar perangkat, pengunjung akan kesulitan membaca informasi, menekan tombol, atau mengisi formulir. Akibatnya, mereka cenderung meninggalkan website sebelum melakukan tindakan yang diharapkan.

Karena itu, desain responsif (responsive web design) menjadi salah satu elemen penting yang harus dimiliki setiap website bisnis.

Website Harus Nyaman Diakses di Semua Perangkat

Website responsif akan menyesuaikan tata letak, ukuran teks, gambar, hingga tombol secara otomatis sesuai perangkat yang digunakan, baik smartphone, tablet, maupun desktop.

Hal ini membuat pengunjung tetap memperoleh pengalaman yang nyaman tanpa perlu memperbesar layar atau menggeser halaman secara berlebihan. Semakin mudah website digunakan, semakin besar peluang pengunjung bertahan dan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Pengalaman Pengguna Memengaruhi Kepercayaan

Calon pelanggan sering kali menilai kualitas sebuah bisnis dari pengalaman saat mengunjungi website. Jika tampilan website berantakan di perangkat mobile atau sulit digunakan, mereka dapat menganggap bisnis tersebut kurang profesional.

Sebaliknya, website yang responsif memberikan kesan bahwa bisnis dikelola dengan baik dan memperhatikan kenyamanan pengunjung.

Pastikan Setiap Halaman Mudah Digunakan

Desain responsif tidak hanya diterapkan pada halaman utama, tetapi juga pada seluruh halaman website, termasuk halaman layanan, artikel, formulir kontak, dan landing page.

Website yang responsif tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung, tetapi juga membantu bisnis menjangkau lebih banyak calon pelanggan dari berbagai perangkat. Dengan memastikan setiap halaman mudah digunakan, website akan lebih efektif mendukung aktivitas pemasaran sekaligus meningkatkan peluang menghasilkan leads.

6. Tidak Memiliki Bukti Kepercayaan

Salah satu alasan calon pelanggan ragu menghubungi sebuah bisnis adalah kurangnya bukti yang menunjukkan bahwa bisnis tersebut benar-benar berpengalaman dan dapat dipercaya. Meskipun layanan yang ditawarkan berkualitas, pengunjung akan berpikir dua kali jika website tidak menampilkan informasi yang dapat memperkuat kredibilitas perusahaan.

Karena itu, bukti kepercayaan (trust signals) menjadi salah satu elemen penting yang sebaiknya ada pada website bisnis.

Tampilkan Testimoni dari Pelanggan

Testimoni membantu calon pelanggan mengetahui pengalaman orang lain setelah menggunakan produk atau layanan Anda. Ulasan yang asli dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus mengurangi keraguan sebelum mereka menghubungi bisnis.

Hindari menggunakan testimoni yang terlalu umum atau tanpa identitas karena kurang memberikan nilai tambah bagi calon pelanggan.

Tampilkan Portofolio atau Hasil Pekerjaan

Selain testimoni, portofolio juga menjadi bukti bahwa bisnis Anda memiliki pengalaman dalam menangani berbagai kebutuhan pelanggan. Portofolio membantu calon pelanggan memahami kualitas pekerjaan sekaligus memberikan gambaran mengenai kemampuan bisnis Anda.

Tampilkan Sertifikasi dan Identitas Bisnis

Jika bisnis Anda memiliki sertifikasi, penghargaan, atau status kemitraan resmi, jangan ragu untuk menampilkannya pada website. Informasi tersebut dapat menjadi nilai tambah yang membedakan bisnis Anda dari kompetitor.

Semakin lengkap informasi yang ditampilkan, semakin mudah calon pelanggan menilai bahwa bisnis Anda dikelola secara profesional.

Membangun kepercayaan tidak hanya dilakukan melalui komunikasi, tetapi juga melalui website. Dengan menampilkan testimoni, portofolio, dan identitas bisnis secara jelas, website dapat memberikan keyakinan kepada calon pelanggan sehingga mereka lebih percaya diri untuk menghubungi atau berkonsultasi dengan tim Anda.

7. Website Belum Dioptimalkan untuk SEO

Website yang memiliki desain menarik belum tentu mudah ditemukan oleh calon pelanggan di Google. Tanpa optimasi SEO (Search Engine Optimization), website akan lebih sulit bersaing di hasil pencarian, sehingga potensi mendapatkan traffic organik dan leads juga menjadi lebih rendah.

Optimasi SEO bukan hanya tentang penggunaan keyword, tetapi juga memastikan website memiliki struktur yang mudah dipahami oleh mesin pencari sekaligus nyaman digunakan oleh pengunjung.

Struktur Website Kurang Rapi

Struktur website yang baik membantu pengunjung menemukan informasi dengan lebih cepat. Di sisi lain, mesin pencari juga lebih mudah memahami hubungan antarhalaman sehingga proses pengindeksan menjadi lebih optimal.

Sebaliknya, website dengan struktur yang rapi akan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan memudahkan calon pelanggan menjelajahi informasi yang mereka butuhkan.

Meta Title dan Meta Description Belum Dioptimalkan

Meta title dan meta description merupakan elemen yang tampil pada hasil pencarian Google. Meskipun tidak terlihat langsung di dalam halaman website, keduanya berperan penting dalam menarik perhatian pengguna untuk mengunjungi website Anda.

Optimasi sederhana pada bagian ini dapat membantu meningkatkan visibilitas website di hasil pencarian.

Manfaatkan Internal Linking

Internal linking adalah tautan yang menghubungkan satu halaman dengan halaman lain dalam website yang sama. Selain membantu pengunjung menemukan informasi terkait, internal link juga memudahkan mesin pencari memahami struktur website.

Misalnya, ketika membahas optimasi website, Anda dapat mengarahkan pembaca ke artikel Fitur yang Harus Ada di Website untuk memberikan informasi yang lebih lengkap.

Internal linking yang ditempatkan secara natural memberikan beberapa manfaat, seperti:

  • Membantu pengunjung menjelajahi lebih banyak halaman.
  • Meningkatkan waktu kunjungan di website.
  • Mempermudah Google memahami hubungan antarhalaman.
  • Mendukung performa SEO secara keseluruhan.

Optimasi SEO sebaiknya dilakukan sejak proses pembuatan website, bukan setelah website selesai dikembangkan. Dengan struktur yang baik, konten yang relevan, dan strategi SEO yang tepat, website memiliki peluang lebih besar untuk muncul di hasil pencarian Google dan menjangkau calon pelanggan yang benar-benar membutuhkan layanan Anda.

8. Bagaimana Cara Menghindari Kesalahan Website Bisnis?

Mengetahui berbagai kesalahan website bisnis merupakan langkah awal. Namun, yang lebih penting adalah melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkala agar website benar-benar mampu mendukung tujuan bisnis.

Anda tidak harus langsung melakukan perubahan besar. Mulailah dari aspek yang paling berpengaruh terhadap pengalaman pengguna dan kemudahan calon pelanggan dalam menghubungi bisnis Anda.

Lakukan Audit Website Secara Berkala

Website perlu dievaluasi secara rutin untuk memastikan seluruh fitur masih berfungsi dengan baik dan informasi yang ditampilkan tetap relevan.

Beberapa hal yang dapat diperiksa antara lain:

  • Kecepatan website.
  • Tampilan di perangkat mobile.
  • Navigasi dan struktur halaman.
  • Formulir kontak dan tombol CTA.
  • Informasi layanan yang ditampilkan.
  • Tautan yang rusak (broken link).

Audit secara berkala membantu Anda menemukan masalah lebih awal sebelum berdampak pada pengalaman pengunjung maupun performa website.

Utamakan Pengalaman Pengguna

Website yang efektif selalu dirancang dari sudut pandang calon pelanggan. Cobalah bertanya pada diri sendiri:

  • Apakah pengunjung langsung memahami layanan yang ditawarkan?
  • Apakah informasi penting mudah ditemukan?
  • Apakah mereka tahu langkah yang harus dilakukan setelah membaca halaman?
  • Apakah proses menghubungi bisnis terasa mudah?

Jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut masih “belum”, berarti ada bagian dari website yang perlu disempurnakan.

Semakin mudah website digunakan, semakin besar peluang pengunjung berubah menjadi calon pelanggan.

Gunakan Website yang Dirancang untuk Mendukung Bisnis

Website yang baik bukan hanya terlihat profesional, tetapi juga mampu membantu bisnis memperoleh lebih banyak peluang. Karena itu, proses pembuatan website sebaiknya tidak hanya berfokus pada desain, melainkan juga memperhatikan pengalaman pengguna, performa, keamanan, dan optimasi SEO.

Dengan melakukan evaluasi secara berkala dan menerapkan perbaikan yang tepat, website tidak lagi hanya berfungsi sebagai profil perusahaan, tetapi juga menjadi aset digital yang membantu meningkatkan kredibilitas, menghasilkan leads, dan mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Bangun Website yang Siap Mendukung Pertumbuhan Bisnis Anda

Website yang efektif bukan hanya tampil profesional, tetapi juga mampu membantu bisnis membangun kepercayaan, menarik calon pelanggan, dan menghasilkan lebih banyak peluang bisnis. Jika website Anda belum memberikan hasil yang diharapkan, kemungkinan terdapat beberapa aspek yang perlu dievaluasi dan disempurnakan.

Di Team Forta, kami membantu bisnis memiliki website yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga cepat, responsif, SEO-friendly, serta dirancang untuk mendukung tujuan bisnis. Dengan strategi yang tepat, website dapat menjadi aset digital yang bekerja untuk membantu meningkatkan jumlah inquiry dan leads.

Jika Anda ingin memiliki website yang lebih optimal atau mengembangkan strategi pemasaran digital agar bisnis lebih mudah ditemukan di Google, pelajari layanan Agency Google Ads dari Team Forta. Kami siap membantu menyusun strategi digital yang sesuai dengan kebutuhan dan target bisnis Anda.

Atau, hubungi tim Team Forta melalui WhatsApp untuk berkonsultasi mengenai website maupun strategi Google Ads. Kami akan membantu memberikan rekomendasi solusi yang paling sesuai agar website dan pemasaran digital Anda mampu menghasilkan lebih banyak peluang bisnis.

Topik Populer

READY TO SCALE YOUR BUSINESS?

Kami Bukan Sekadar Menjalankan Iklan, Kami Membangun Sistem Pertumbuhan.

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim Team Forta