CPC atau biaya per klik yang tinggi membuat budget Google Ads lebih cepat terserap. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh persaingan keyword, kualitas iklan, kondisi lelang, serta target audiens yang dibidik.
Jadi, CPC mahal tidak selalu berarti campaign bermasalah. Untuk mengetahui penyebabnya, perlu dilihat bagaimana iklan bersaing dalam lelang dan seberapa relevan iklan dengan pencarian pengguna.
Apa yang Menyebabkan CPC Google Ads Mahal?
Persaingan Keyword Tinggi
Salah satu penyebab utama CPC tinggi adalah banyaknya pengiklan yang membidik keyword yang sama.
Ketika beberapa bisnis mengincar pencarian dengan nilai komersial tinggi, persaingan dalam lelang Google Ads dapat menjadi lebih ketat. Kondisi ini dapat membuat biaya untuk mendapatkan klik menjadi lebih tinggi.
Banyak Pengiklan Membidik Audiens yang Sama
Persaingan tidak hanya terjadi pada keyword. Pengiklan juga dapat bersaing untuk mendapatkan audiens yang memiliki karakteristik atau kebutuhan serupa.
Contohnya, beberapa perusahaan jasa menargetkan calon pelanggan di lokasi yang sama dengan keyword yang serupa. Semakin tinggi kompetisi pada pencarian tersebut, semakin besar kemungkinan biaya klik menjadi mahal.
Keyword Memiliki Nilai Komersial Tinggi
Tidak semua keyword memiliki tingkat persaingan yang sama. Keyword yang menunjukkan niat membeli atau menggunakan layanan biasanya lebih bernilai bagi bisnis. Karena memiliki potensi menghasilkan pelanggan, keyword semacam ini cenderung lebih banyak diperebutkan pengiklan.
Quality Score dan Relevansi Iklan
Selain persaingan, kualitas dan relevansi iklan juga menjadi bagian penting dalam proses lelang Google Ads. Google menilai beberapa aspek untuk memperkirakan pengalaman pengguna terhadap iklan.
Relevansi Iklan dengan Keyword
Iklan yang tidak sesuai dengan keyword dapat memberikan pengalaman yang kurang relevan bagi pengguna.
Misalnya, keyword yang ditargetkan berkaitan dengan jasa Google Ads, tetapi isi iklan justru membahas layanan yang berbeda. Ketidaksesuaian seperti ini dapat memengaruhi kualitas iklan dan performanya dalam lelang.
Karena itu, hubungan antara keyword, teks iklan, dan kebutuhan pencarian perlu diperhatikan secara konsisten.
Pengalaman Landing Page
Landing page juga menjadi bagian dari pengalaman pengguna setelah mereka mengeklik iklan.
Halaman yang lambat, sulit digunakan, tidak sesuai dengan isi iklan, atau tidak memberikan informasi yang dicari pengguna dapat memberikan pengalaman yang kurang baik.
Google menjelaskan bahwa Quality Score merupakan alat diagnostik yang membantu pengiklan memahami kualitas pengalaman yang diberikan keyword dan iklannya dibandingkan pengiklan lain.
Untuk memahami bagaimana Google Ads menentukan kualitas dan relevansi iklan, informasi lebih lengkap dapat dilihat pada dokumentasi resmi Google tentang Quality Score.
Kondisi Lelang dan Ad Rank
CPC juga dipengaruhi oleh kondisi lelang ketika iklan bersaing untuk mendapatkan posisi di hasil pencarian. Karena setiap pencarian dapat melibatkan kompetitor dan kondisi yang berbeda, biaya per klik tidak selalu berada pada angka yang sama.
Persaingan dalam Lelang Google Ads
Google Ads menjalankan lelang setiap kali ada pencarian yang memicu iklan. Dalam lelang tersebut, iklan bersaing untuk mendapatkan kesempatan tampil.
Akibatnya, CPC dapat berubah meskipun keyword dan campaign yang digunakan tetap sama.
Posisi Iklan dan Ad Rank
Ad Rank digunakan Google untuk menentukan kelayakan dan posisi iklan dalam lelang. Nilainya dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk bid, kualitas iklan, konteks pencarian, serta komponen lain dalam sistem lelang.
Karena itu, CPC tidak dapat dipahami hanya dengan melihat nominal bid. Dua pengiklan yang membidik keyword yang sama dapat mengalami biaya klik berbeda karena kondisi lelang dan kualitas iklannya juga berbeda.
Secara sederhana, semakin kompetitif suatu lelang dan semakin tinggi nilai yang diperlukan agar iklan dapat bersaing, semakin besar kemungkinan CPC berada pada tingkat yang tinggi.
Target Audiens dan Lokasi
CPC juga dapat berbeda berdasarkan siapa yang ditargetkan dan di mana iklan ditampilkan. Keyword yang sama belum tentu memiliki tingkat persaingan yang sama ketika digunakan untuk lokasi atau audiens yang berbeda.
Persaingan Berdasarkan Lokasi
Lokasi dapat memengaruhi tingkat persaingan dalam Google Ads. Area dengan banyak bisnis yang menawarkan produk atau layanan serupa dapat memiliki persaingan iklan yang lebih tinggi.
Misalnya, keyword layanan tertentu yang ditargetkan di kota besar dapat menghadapi lebih banyak pengiklan dibandingkan area dengan tingkat persaingan yang lebih rendah.
Target Audiens yang Kompetitif
Persaingan juga dapat meningkat ketika banyak bisnis menyasar calon pelanggan dengan karakteristik yang sama.
Pada bisnis B2B, klinik, perusahaan, atau bisnis jasa, misalnya, beberapa pengiklan dapat membidik calon pelanggan yang memiliki kebutuhan serupa. Kondisi tersebut membuat ruang persaingan dalam lelang menjadi lebih ketat.
Jadi, ketika melihat CPC mahal, jangan hanya melihat keyword. Perhatikan juga lokasi, audiens, dan tingkat persaingan yang menyertai pencarian tersebut.
Karakteristik Industri
Tingkat CPC tidak sama untuk setiap industri. Ada bidang bisnis yang memiliki persaingan iklan lebih tinggi karena banyak perusahaan menawarkan produk atau layanan kepada target pelanggan yang sama.
Tingkat Persaingan dalam Industri
Industri dengan banyak pengiklan cenderung memiliki kompetisi yang lebih ketat dalam lelang Google Ads. Setiap bisnis berusaha mendapatkan perhatian dari pengguna yang memiliki kebutuhan serupa.
Misalnya, layanan profesional, properti, keuangan, kesehatan, dan jasa B2B dapat memiliki persaingan yang berbeda tergantung keyword dan pasar yang ditargetkan.
Karena itu, CPC tinggi perlu dilihat berdasarkan kondisi pasar dan tingkat persaingan industri, bukan dibandingkan dengan CPC dari industri lain.
Nilai Pelanggan dan Persaingan Iklan
Nilai calon pelanggan juga dapat memengaruhi seberapa kompetitif suatu keyword bagi pengiklan.
Jika satu pelanggan berpotensi memberikan nilai bisnis yang besar, pengiklan mungkin bersedia bersaing lebih tinggi untuk mendapatkan klik dari calon pelanggan tersebut.
Artinya, CPC mahal tidak selalu menunjukkan iklan tidak efektif. Biaya per klik harus dipahami bersama nilai traffic, peluang konversi, dan karakteristik bisnis yang diiklankan.
Pada akhirnya, penyebab CPC tinggi biasanya merupakan kombinasi beberapa faktor, bukan hanya satu penyebab. Karena itu, analisis perlu melihat keyword, kualitas iklan, kondisi lelang, target audiens, lokasi, dan karakteristik industri secara keseluruhan.
Kesimpulan
CPC Google Ads yang mahal dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Persaingan keyword, jumlah pengiklan dalam lelang, Quality Score, relevansi iklan, landing page, lokasi, target audiens, dan karakteristik industri dapat memengaruhi biaya per klik.
Karena itu, CPC tinggi tidak bisa langsung dianggap sebagai tanda campaign tidak efektif. Nilainya perlu dilihat berdasarkan keyword yang digunakan, tingkat persaingan, kualitas iklan, serta karakteristik target pasar.
Memahami faktor tersebut membantu bisnis menilai biaya iklan secara lebih objektif sebelum mengambil keputusan terhadap campaign.
Jika CPC campaign bisnis Anda terasa tinggi dan sulit dipahami penyebabnya, Team Forta dapat membantu menganalisis kondisi campaign berdasarkan data dan tujuan bisnis.
Pelajari lebih lanjut layanan Agency Google Ads dari Team Forta, atau hubungi admin melalui WhatsApp untuk mendiskusikan kebutuhan campaign Anda.
