Peringkat website yang sebelumnya stabil tiba-tiba turun? Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari perubahan algoritma Google, konten yang sudah tidak relevan, masalah teknis, hingga persaingan yang semakin kuat di hasil pencarian.
Untuk mengetahui penyebab peringkat situs web turun, jangan langsung mengubah banyak hal pada website. Periksa terlebih dahulu data di Google Search Console, halaman dan keyword yang mengalami penurunan, serta perubahan yang terjadi pada website. Dengan begitu, penyebabnya lebih mudah ditemukan dan langkah perbaikannya dapat dilakukan dengan tepat.
Perubahan Algoritma Google
Google terus mengembangkan sistem pencariannya untuk memberikan hasil yang lebih relevan bagi pengguna. Update Google dapat membuat posisi halaman berubah, bahkan pada website yang sebelumnya memiliki ranking yang cukup konsisten.
Karena itu, perubahan algoritma perlu menjadi salah satu hal yang diperiksa ketika ranking website mengalami penurunan.
Update Algoritma Dapat Memengaruhi Ranking
Setiap pembaruan sistem Google dapat mengubah cara halaman dievaluasi dan ditampilkan dalam hasil pencarian.
Jika penurunan terjadi berdekatan dengan update Google, bandingkan performa website sebelum dan sesudah perubahan tersebut. Namun, jangan langsung menganggap update sebagai satu-satunya penyebab.
Penurunan Ranking Tidak Selalu Berarti Penalti
Ranking yang turun tidak otomatis berarti website terkena penalti Google.
Penurunan dapat terjadi karena perubahan sistem penilaian, perubahan relevansi konten, atau munculnya halaman lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Periksa Perubahan Performa Setelah Update
Perhatikan apakah penurunan terjadi pada seluruh website atau hanya pada halaman dan keyword tertentu. Data tersebut dapat membantu mempersempit kemungkinan penyebabnya.
Untuk memahami bagaimana Google menentukan peringkat halaman dalam hasil pencarian, Anda dapat melihat panduan sistem ranking Google dari Google Search Central.
Konten Tidak Lagi Relevan dengan Search Intent
Konten yang sebelumnya mendatangkan traffic belum tentu terus memiliki performa yang sama. Kebutuhan pencari dapat berubah, informasi bisa menjadi tidak relevan, dan halaman kompetitor mungkin memberikan jawaban yang lebih sesuai.
Karena itu, relevansi konten perlu diperiksa ketika ranking mulai mengalami penurunan.
Konten Tidak Sesuai dengan Tujuan Pencarian
Setiap keyword memiliki tujuan pencarian yang berbeda. Pengguna bisa mencari informasi, membandingkan pilihan, mencari produk, atau sudah siap menggunakan suatu layanan.
Jika isi halaman tidak menjawab kebutuhan tersebut, halaman dapat kehilangan relevansinya di hasil pencarian.
Informasi dalam Konten Sudah Tidak Relevan
Data, tren, fitur, harga, maupun informasi industri dapat berubah. Konten yang tidak diperbarui berisiko memberikan informasi yang sudah tidak sesuai dengan kondisi terbaru.
Periksa kembali apakah informasi yang disajikan masih akurat dan memberikan manfaat bagi pembaca.
Konten Tidak Memberikan Jawaban yang Cukup
Konten tidak harus dibuat panjang untuk mendapatkan ranking yang baik. Hal yang perlu diperhatikan adalah sejauh mana halaman dapat memberikan informasi yang relevan dan membantu pengguna menemukan jawaban yang mereka cari.
Jika pembaca masih membutuhkan informasi penting dari halaman lain, struktur dan cakupan pembahasan dapat dievaluasi kembali.
Evaluasi Kembali Halaman yang Mengalami Penurunan
Identifikasi halaman yang kehilangan traffic dan ranking, lalu periksa keyword utama, search intent, informasi, struktur heading, serta kelengkapan pembahasannya.
Untuk memahami cara mengoptimalkan elemen halaman agar lebih relevan dengan keyword dan kebutuhan pengguna, Anda juga dapat membaca artikel mengenai SEO On Page.
Masalah Technical SEO pada Website
Masalah teknis dapat membuat Google kesulitan mengakses, memahami, atau mengindeks halaman website. Hal ini perlu diperiksa terutama jika penurunan ranking terjadi setelah website mengalami perubahan.
Halaman Sulit Dirayapi Google
Google perlu dapat mengakses halaman agar bisa memproses dan memasukkannya ke indeks. Masalah pada robots.txt, server, atau struktur website dapat menghambat proses crawling.
Masalah Indexing pada Halaman
Halaman yang tidak terindeks tidak dapat muncul secara normal di hasil pencarian. Periksa apakah halaman yang mengalami penurunan masih dapat diakses dan terindeks oleh Google.
Google Search Console dapat digunakan untuk melihat status indexing dan masalah yang ditemukan pada halaman.
Error pada Website
Broken link, server error, atau halaman yang tidak dapat diakses dapat mengganggu pengalaman pengguna dan proses crawling.
Periksa halaman penting secara berkala, terutama setelah melakukan perubahan pada website.
Canonical dan Redirect yang Tidak Tepat
Kesalahan pada canonical atau redirect dapat membuat Google memahami halaman secara berbeda dari yang diharapkan.
Pastikan canonical mengarah ke URL yang tepat dan redirect digunakan dengan benar ketika URL mengalami perubahan.
Perubahan Struktur atau URL Website
Perubahan struktur website, migrasi, atau pergantian URL dapat memengaruhi performa organik jika tidak dilakukan dengan benar. Hal ini cukup sering terjadi setelah redesign website atau perubahan sistem navigasi.
URL Halaman Mengalami Perubahan
Mengubah URL berarti mengubah alamat halaman yang sebelumnya dikenal oleh pengguna dan mesin pencari. Jika URL lama tidak diarahkan dengan tepat ke URL baru, halaman tersebut berpotensi kehilangan traffic dan sinyal SEO yang sudah dimiliki.
Sebelum mengubah URL, pastikan halaman lama memiliki pengganti yang relevan dan proses redirect sudah disiapkan.
Redirect Tidak Berjalan dengan Benar
Redirect membantu mengarahkan pengguna dan mesin pencari dari URL lama ke halaman baru. Kesalahan redirect dapat menyebabkan halaman menuju lokasi yang tidak sesuai atau menghasilkan error.
Setelah melakukan migrasi atau perubahan URL, periksa halaman-halaman penting untuk memastikan redirect berjalan sebagaimana mestinya.
Internal Link Mengalami Perubahan
Internal link membantu menghubungkan halaman dalam website. Jika struktur internal link berubah, halaman tertentu bisa menjadi lebih sulit ditemukan oleh pengguna maupun mesin pencari.
Pastikan halaman yang penting bagi bisnis tetap mendapatkan link dari halaman lain yang relevan.
Halaman Penting Tidak Lagi Terhubung dengan Baik
Halaman yang terlalu dalam dalam struktur website atau tidak memiliki internal link yang cukup perlu diperiksa. Struktur navigasi yang jelas membantu Google memahami hubungan ant halaman dalam website.
Backlink Berkualitas Mengalami Perubahan
Backlink merupakan salah satu sinyal yang dapat membantu Google memahami hubungan dan otoritas sebuah halaman. Ketika backlink penting hilang atau mengalami perubahan, performa halaman tertentu juga dapat ikut terpengaruh.
Namun, backlink bukan satu-satunya faktor yang menentukan posisi website di hasil pencarian.
Backlink Penting Hilang
Jika halaman memperoleh backlink dari website yang relevan dan kemudian link tersebut dihapus, sinyal yang sebelumnya diterima halaman dapat berubah.
Periksa apakah terdapat backlink penting yang hilang pada periode ketika ranking mulai menurun.
Kualitas Backlink Perlu Dievaluasi
Jangan hanya melihat jumlah backlink. Relevansi dan kualitas sumber yang memberikan link juga perlu diperhatikan.
Backlink dari website yang relevan dengan topik bisnis umumnya lebih bernilai daripada sekadar mendapatkan banyak link dari sumber yang tidak berkaitan.
Jangan Mengejar Jumlah Backlink Semata
Membangun backlink secara berlebihan tanpa memperhatikan kualitas dan relevansinya bukan pendekatan yang tepat. Fokus sebaiknya pada konten yang memang layak dirujuk dan mendapatkan link secara relevan.
Kompetitor Menghasilkan Konten yang Lebih Relevan
Penurunan ranking tidak selalu terjadi karena website Anda mengalami masalah. Posisi di Google juga dipengaruhi oleh halaman lain yang bersaing untuk keyword yang sama.
Jika kompetitor memperbarui konten atau membuat halaman yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna, posisi website Anda dapat berubah.
Kompetitor Memperbarui Konten
Kompetitor mungkin memperbarui informasi, menambahkan pembahasan baru, atau memperbaiki struktur konten sehingga halaman mereka menjadi lebih relevan.
Karena itu, ketika ranking turun, periksa perubahan yang terjadi pada halaman kompetitor di hasil pencarian.
Halaman Kompetitor Lebih Sesuai dengan Search Intent
Perhatikan jenis konten yang saat ini muncul di halaman pertama Google. Jika mayoritas hasil pencarian berubah, bisa jadi kebutuhan pengguna terhadap keyword tersebut juga mengalami perubahan.
Bandingkan konten Anda dengan halaman yang sekarang mendapatkan posisi lebih tinggi, terutama dari sisi relevansi dan kelengkapan informasi.
Perubahan Hasil Pencarian Perlu Diperhatikan
Jangan hanya membandingkan jumlah kata atau jumlah keyword. Perhatikan bagaimana kompetitor menjawab kebutuhan pengguna, menyusun informasi, dan memberikan solusi.
Tujuannya bukan meniru konten kompetitor, tetapi menemukan bagian yang masih dapat ditingkatkan pada halaman Anda.
Performa dan Pengalaman Pengguna Website
Website yang lambat atau sulit digunakan dapat memberikan pengalaman yang kurang baik kepada pengunjung. Karena itu, performa website juga perlu diperiksa ketika menganalisis penurunan ranking.
Website Memiliki Loading yang Lambat
Halaman yang membutuhkan waktu lama untuk dimuat dapat membuat pengguna meninggalkan website sebelum membaca konten.
Periksa ukuran gambar, penggunaan script, caching, hosting, dan elemen lain yang dapat memengaruhi waktu loading.
Tampilan Mobile Kurang Optimal
Website perlu tetap nyaman digunakan melalui smartphone. Pastikan teks mudah dibaca, tombol mudah ditekan, dan elemen halaman tidak berantakan pada layar kecil.
Navigasi Website Tidak Nyaman
Pengguna harus dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan tanpa melalui terlalu banyak langkah. Struktur menu dan internal link yang jelas dapat membantu menciptakan pengalaman navigasi yang lebih baik.
Performa Core Web Vitals Perlu Diperiksa
Core Web Vitals dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk mengevaluasi pengalaman pengguna dari sisi performa halaman.
Namun, jangan menganggap satu metrik sebagai satu-satunya penyebab ranking turun. Evaluasi performa website perlu dilakukan bersama faktor SEO lainnya.
Jika website mengalami masalah loading, Anda dapat mempelajari langkah-langkah cara meningkatkan kecepatan website untuk mengetahui bagian yang dapat dioptimalkan.
Cara Mengetahui Penyebab Peringkat Situs Web Turun
Setelah mengetahui berbagai kemungkinan penyebabnya, langkah berikutnya adalah mencari tahu masalah mana yang benar-benar terjadi pada website. Gunakan data sebagai dasar sebelum mengambil keputusan.
Cek Performa Website di Google Search Console
Google Search Console dapat membantu melihat perubahan performa website di hasil pencarian.
Perhatikan beberapa data seperti:
- Klik organik.
- Tayangan.
- CTR.
- Posisi rata-rata.
- Query pencarian.
- Halaman yang mendapatkan traffic.
Bandingkan data pada periode sebelum dan sesudah ranking mengalami penurunan.
Bandingkan Traffic Organik
Periksa apakah penurunan terjadi pada seluruh website atau hanya halaman tertentu.
Jika hanya beberapa halaman yang mengalami penurunan, pemeriksaan dapat difokuskan pada konten, keyword, dan kondisi teknis halaman tersebut.
Identifikasi Keyword yang Mengalami Penurunan
Cari tahu keyword mana yang kehilangan posisi. Penurunan pada satu keyword memiliki kemungkinan penyebab yang berbeda dengan penurunan yang terjadi pada banyak keyword sekaligus.
Perhatikan juga apakah keyword tersebut mengalami perubahan search intent atau perubahan hasil pencarian.
Cari Halaman yang Kehilangan Traffic
Setelah mengetahui keyword yang turun, cari halaman yang sebelumnya mendapatkan traffic dari keyword tersebut.
Dari sini, Anda dapat mengevaluasi apakah terdapat perubahan pada konten, URL, internal link, indexing, backlink, atau faktor lain yang terjadi sebelum ranking turun.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menemukan Penyebabnya?
Mengetahui penyebab ranking turun baru merupakan langkah awal. Setelah masalah ditemukan, jangan langsung mengubah banyak elemen website sekaligus. Tentukan terlebih dahulu masalah yang paling berpengaruh, lalu lakukan perbaikan secara bertahap.
Prioritaskan Masalah Berdasarkan Dampaknya
Tidak semua masalah SEO memiliki tingkat urgensi yang sama. Jika terdapat halaman yang tidak dapat diakses Google, misalnya, masalah tersebut perlu ditangani sebelum melakukan perubahan kecil pada elemen konten.
Buat daftar masalah dan prioritaskan berdasarkan dampaknya terhadap halaman, traffic, serta tujuan bisnis.
Hindari Mengubah Banyak Hal Sekaligus
Mengubah judul, konten, URL, internal link, dan struktur halaman dalam waktu bersamaan dapat menyulitkan proses evaluasi.
Jika ranking berubah setelah optimasi, Anda akan lebih sulit mengetahui perubahan mana yang memberikan dampak. Lakukan perbaikan secara terukur agar hasilnya lebih mudah dianalisis.
Lakukan Perbaikan Secara Bertahap
Mulai dari masalah yang paling jelas dan memiliki dasar data. Misalnya, perbaiki halaman yang mengalami masalah indexing terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan besar pada kontennya.
Setelah perubahan diterapkan, berikan waktu untuk melihat perkembangan sebelum menentukan optimasi berikutnya.
Pantau Performa Setelah Optimasi
SEO membutuhkan proses yang berkelanjutan. Setelah melakukan perbaikan, pantau kembali ranking, traffic organik, query, CTR, dan performa halaman.
Jika hasilnya belum sesuai harapan, gunakan data terbaru untuk menentukan langkah berikutnya.
Kesimpulan
Penurunan peringkat website tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Perubahan algoritma, konten yang kehilangan relevansi, masalah teknis, perubahan URL, backlink, kompetitor, hingga performa website perlu dipertimbangkan ketika menganalisis penyebabnya.
Yang paling penting, jangan langsung melakukan perubahan SEO berdasarkan asumsi. Gunakan data Google Search Console untuk mengetahui halaman dan keyword yang terdampak, kemudian telusuri perubahan yang terjadi pada website.
Dengan memahami sumber masalah terlebih dahulu, optimasi dapat dilakukan dengan lebih terarah dan risiko melakukan perubahan yang tidak diperlukan dapat diminimalkan.
Ranking Website Turun? Cari Tahu Masalahnya Bersama Team Forta
Jika traffic atau ranking website mulai menurun, langkah berikutnya bukan sekadar menambah konten, tetapi mencari penyebabnya melalui analisis SEO yang menyeluruh. Jasa SEO terbaik dari Team Forta dapat membantu menganalisis dan mengoptimalkan website berdasarkan kondisi serta tujuan bisnis Anda.
Untuk mendiskusikan kondisi website dan kebutuhan optimasi SEO, konsultasikan SEO melalui WhatsApp bersama tim Team Forta.
